fbpx

Apa Itu Biaya IPL Apartemen dan Bagaimana Tata Cara Pembayarannya?

Biaya IPL Apartemen Dan Tata Cara Pembayarannya

Iuran Pengelolaan (IPL) apartemen adalah singkatan dari biaya yang dibayarkan oleh pemilik unit apartemen untuk pemeliharaan dan perbaikan properti mereka. Besaran IPL bervariasi tergantung pada lokasi dan ukuran unit apartemen. Sebuah asosiasi khusus bertanggung jawab mengawasi pengelolaan properti dan memutuskan proyek atau perbaikan yang diperlukan. Pembayaran IPL dilakukan secara bulanan, dan setiap pemilik kondominium juga mengalokasikan dana untuk perbaikan dan pemeliharaan fasilitas di kompleks.

Selain biaya pemeliharaan umum, IPL apartemen dapat meningkat karena adanya layanan premium seperti clubhouse, peningkatan keamanan, parkir tertutup, atau garasi bawah tanah. Beberapa fasilitas tambahan ini dapat bersifat opsional, memberikan pemilik kesempatan untuk menyesuaikan biaya bulanan mereka dengan memilih untuk tidak menggunakan sebagian fasilitas tertentu, seperti gym atau kolam renang.

Baca juga: Atap Bocor Bikin Panik! Yuk Cari Tahu Cara Mengatasi Atap Rumah Yang Sering Bocor

IPL Diatur di Undang – Undang

Dasar hukum mengenai pemungutan Iuran Pengelolaan (IPL) pada apartemen di Indonesia diatur oleh beberapa peraturan, termasuk Pasal 57 Ayat 1 UU Rusun (Undang-Undang Rumah Susun) dan UU No. 20 Tahun 2011 tentang Rumah Susun, serta Peraturan Pemerintah No. 4 Tahun 1988 tentang Rumah Susun.

Pasal 57 Ayat 1 UU Rusun menyatakan:

“Dalam menjalankan pengelolaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 56 ayat (2), pengelola berhak menerima sejumlah biaya pengelolaan.”

Dengan ketentuan ini, pengelola apartemen memiliki hak untuk memungut biaya pengelolaan, termasuk IPL, dari semua penghuni apartemen. Oleh karena itu, para penghuni apartemen diwajibkan membayar IPL sesuai dengan ketentuan yang ada dalam undang-undang.

Peraturan Pemerintah No. 4 Tahun 1988 tentang Rumah Susun juga menjadi dasar hukum terkait pengelolaan dan pemeliharaan apartemen, termasuk kewajiban penghuni untuk membayar iuran pengelolaan.

Dengan adanya dasar hukum tersebut, pemungutan IPL di apartemen di Indonesia menjadi sah dan diatur oleh regulasi yang berlaku. Ini memberikan dasar hukum bagi pengelola untuk mengumpulkan dana IPL dari penghuni dan menggunakannya untuk pemeliharaan dan pengelolaan fasilitas bersama dalam kompleks apartemen. Berikut adalah berbagai komponen yang membentuk IPL apartemen:

  1. Sinking fund: dana cadangan. Dana ini baru akan digunakan ketika ada keadaan darurat. Contoh, ketika ada fasilitas penting di apartemen yang mengalami kerusakan dan harus segera diperbaiki.
  2. Utilitas: meliputi biaya pengelolaan dan perawatan jaringan instalasi Contoh : biaya listrik, air, dan gas, engineering, serta biaya untuk perawatan dan penggantian peralatan di apartemen (contoh lift, AC, atau eskalator atau fasilitas umum lainnya yang digunakan bersama).
  3. Service charge: biaya yang digunakan untuk mendanai kegiatan operasional apartemen. Termasuk untuk menggaji karyawan yang bekerja di unit apartemen tersebut. Contohnya untuk menggaji receptionist, tukang parkir/valley, satpam, cleaning service, teknisi, admin, dan pegawai lainnya. Selain itu, biaya ini juga digunakan untuk mendanai kegiatan operasional apartemen sehari-hari.

Pembayaran IPL ditentukan dalam Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB) dan mencakup tarif per meter persegi. Meskipun unit tidak dihuni, IPL tetap harus dibayarkan. Contohnya, jika sebuah apartemen sederhana berukuran 25 meter persegi memiliki tarif IPL Rp30.000 per meter persegi, maka beban IPL untuk unit tersebut dapat dihitung dengan rumus:

Beban IPL=IPL×Luas unit=Rp30.000×25=Rp750.000

 

Meskipun demikian, tinggal di apartemen memang menjadi pilihan yang populer bagi banyak orang, terutama karena kepraktisan dan lokasi yang strategis. Namun, di balik kenyamanan tersebut, ada beberapa biaya tambahan yang perlu dipertimbangkan. Pemilihan tempat tinggal, seperti apartemen, tidak hanya berkaitan dengan biaya sewa bulanan, tetapi juga melibatkan berbagai biaya tambahan yang mungkin perlu kamu tanggung.

Salah satu apartemen terbaik di Solo yang bisa jadi pilihan kamu adalah Menara One. Jika kamu tinggal permanen di Solo, kamu bisa membeli unit di apartemen ini. Namun, jika kamu tinggal sementara saja seperti karena kuliah ataupun pekerjaan kamu bisa sewa bulanan di sini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Butuh Bantuan? Chat