
Apakah kamu pernah mengira bahwa carport dan garasi mobil itu sama?
Nah, ternyata nih walaupun fungsinya sama untuk parkiran mobil, carport dan garasi itu beda loh!
Padahal, waktu kamu mau beli rumah baru, kamu perlu tahu loh beda keduanya. Pasalnya, keduanya akan mempengaruhi harga rumah dan juga pajak PBB rumah kamu nantinya.
Lantas, apa sih yang membedakan carport dan garasi mobil?
Bagi kamu yang masih bingung. Yuk simak penjelasan lengkapnya di artikel ini.
Baca Juga : 5 Tips Memilih dan Ide Garasi Mobil Untuk Rumah Minimalis Kecil
Apa Itu Carport?
Carport merupakan bangunan parkiran mobil yang dibuat dengan desain terbuka, cukup untuk minimal satu mobil. Umumnya, pengembang perumahan membangun carport dengan desain tanpa atap dan lantai agak dicondongkan ke depan supaya air dapat mudah mengalir ke luar rumah saat mobil dicuci.
Meski carport dapat menampung mobil, tetapi fungsinya sebagai pelindung mobil belum optimal. Oleh sebab itu, kamu sebagai pemilik rumah baru perlu memasang atap kanopi pada carport untuk menghindarkan kendaraan kamu dari hujan maupun paparan sinar matahari.
Bahkan! Supaya perlindungan kendaraan kamu semakin maksimal, kamu juga perlu membangun tembok dan pagar seukuran dada di area carport terebut. Ini terutama jika lingkungan perumahan kamu tidak memiliki keamanan 24/7.
Pada desain rumah minimalis, terkadang carport juga bisa dijadikan sebagai tempat kumpul, area penyimpanan alat pertukangan alat mobil dan juga kendaraan kecil seperti sepeda motor, sepeda dan lain sebagainya.
Apa Itu Garasi?
Kalau carport adalah area parkir terbuka di sekitar rumah, garasi adalah bangunan yang tertutup untuk menyimpan kendaraan seperti mobil, motor, ataupun sepeda.
Pada umumnya garasi terletak di samping rumah, dibangun lengkap dengan lantai, dinding, atap dan pintu. Jenis pintu yang digunakan biasanya berupa pintu geser atau pintu gulung. Untuk memudahkan akses, garasi juga dibekali pintu yang tehubung langsung ke area dalam rumah dan kamar asisten rumah tangga.
Perbedaan Garasi dan Carport
Untuk mempermudah kamu memahami perbedaan kedaunya, kami menyediakan tabel perbandingannya seperti di bawah ini!
Baca Juga : 5 Keunggulan dan Kelemahan Atap Spandek?
| Garasi | Carport |
| Bangunan tertutup yang memiliki dinding dan pintu. | Struktur semi terbuka, biasanya hanya memiliki atap atau kanopi untuk melindungi dari atas. |
| Umumnya terhubung dengan bangunan utama rumah. | Biasanya berdiri terpisah dari bangunan utama rumah. |
| Memiliki perlindungan baik dari cuaca ekstrem, debu, dan potensi pencurian. | Memberikan perlindungan dasar dari sinar matahari dan hujan, namun kurang aman untuk potensi pencurian. |
| Bisa difungsikan sebagai ruang penyimpanan tambahan untuk barang-barang lain tanpa harus terlihat berantakan dari luar rumah. | Lebih mudah dan murah untuk dibangun dibandingkan garasi. |
| Membangun garasi biasanya lebih memakan biaya dan tempat. | Sirkulasi udara lebih baik sehingga cocok untuk daerah beriklim panas. |
Kelebihan dan Kekurangan Carport
Sebagai fasilitas di rumah yang kamu tempati atau yang akan dibeli, carport tentu memiliki beberapa keunggulan:
- Lebih hemat biaya. Bahkan, bila kamu mau pasang atap atau dinding, carport tetap lebih hemat biaya dibanding garasi.
- Cocok untuk rumah minimalis. Luas lahan yang terbatas pada rumah minimalis menjadikan desain rumah perlu diatur agar tidak sesak. carport dengan sistem yang terbuka, menjadikan rumah tetap terasa lega.
- Aksesk kendaraan lebih mudah. Carport yang terbuka seutuhnya menjadikan manuver belok dan mundur kendaraan di rumah menjadi lebih mudah tanpa khawatir menyerempet dinding.
- Sirkulasi udara lebih baik. Pada carport, gas buang kendaraan dapat langsung mengalir ke udara bebas. Kamu tak perlu khawatis gas tersebut terperangkap masuk ke dalam mobil dan membahayakan pernapasan.
Meskipin memiliki banyak kelebihan, carport tentu saja memiliki kekurangan yang pantas untuk kamu pertimbangkan juga. Beberapa kekurangan dan cara memitigasinya adalah sebagai berikut:
- Keamanan tidak maksimal. Oleh karena carport bersifat terbuka dan tanpa pintu, maka akan lebih mudah bagi pencuri untuk menggondoli kendaraan kamu. Namun, kamu bisa antisipasi dengan cara memasang pagar dan pintu yang lebih tertutup. Supaya aman, ukuran tinggi keduanya minimal setinggi kepala orang dewasa.
- Tidak ada perlindungan dari hujan, panas matahari, dan debu. Untuk mengurangi dampak tersebut, kamu dapat membuat kanopi yang dilengkapi plafon, talang air hujan, dan sedikit plang list
- Kendaraan lebih mudah terlihat dari luar. Jika kamu lebih suka tertutup atas mobil yang kamu pakai, kamu dapat memasang pintu pagar yang lebih tertutup, misalnya dengan menggunakan papan GRC.
Kelebihan dan Kekurangan Garasi
Garasi sebagai tempat penyimpanan mobil untuk rumah dengan lahan luas memiliki beberapa kelebihan:
- Kendaraan lebih aman. Oleh karena mobil ataupun motor berada di dalam ruangan tertutup, maka mereka lebih aman dari usaha pencurian.
- Lebih terlindungi dari cuaca. Mobil kamu dijamin aman dari panas matahari, hujan, dan debu. Ini karena pintu, dinding, dan atap garasi memberikan perlindungan maksimal bagi kendaraan kamu.
- Lebih privat. Untuk kamu yang mengutamakan privasi, garasi mobil adalah opsi yang paling tepat. Pasalnya, kendaraan kamu tidak terlihat dari luar
- Rumah terkesaan mewah dan valuasi rumah jadi naik. Keamanan, perlindungan maksimal, dan privasi menjadikan rumah kamu menjadi lebih bernilai dan memiliki harga jual yang lebih tinggi.
Namun, selain keunggulan tersebut garasi juga memiliki beberapa aspek kelemahan yang perlu menjadi perhatian kamu. Berikut beberapa kekurangan yang perlu kamu antisipasi:
- Biaya pembangunan lebih tinggi. Jika kamu membeli rumah jadi termasuk dengan garasi, harga rumah tersebut tentu lebih mahal dibanding rumah serupa dengan carport. Untuk membeli rumah dengan fasilitas ini pastikan kamu membayar dengan skema yang kamu sanggupi.
- Membutuhkan lahan lebih luas. Jika kamu memau membangun garasi, pastikan ukurannya lebih dari 1 mobil baik untuk lebar ataupun panjang. kelebih ukuran ini akan menjadi jalur akses kamu dan ART.
- Ruangan bisa lembab dan pengap. Pastikan garasi terbuka di saat-saat tertentu, misalnya di pagi hari. Hal ini penting untuk menjaga sirkulasi di dalam garasi.
- Pajak rumah kamu bisa jadi lebih tinggi. Oleh karena bangunan kamu tertutup utuh, maka pajak PBB akan dihitung pebuh berdasarkan ukuran luas bangunan.
Ukuran Ideal Carport dan Garasi Mobil
Carport dan garasi mobil sebagai area parkir idealnya dapat menampung minimal 1 city car. Jika kamu kamu keluarga kecil dengan penggunaan city car, maka ukuran area parikir setidaknya panjang 4,5 meter dan lebar 2,5 meter. Namun, jika kamu merupakan pemilik mobil jenis MPV ataupun SUV, maka ukuran panjang 6 meter dan lebar 2,5 meter adalah ukuran minimum yang pas.
Selain tentan panjang dan lebar, ukuran tinggi atap carport dan bagasi juga perlu diperhitungkan. Hal ini supaya kamu tidak merasaa sesak saat berada di area parkir rumah kamu sendiri.
Jika kamu pakai carport, pastikan lantai sediking miring ke depan, Ini supaya saat kamu cuci mobil di carport kamu sendiri, air dapat mengalir ke selokan depan rumah. Sementara bagi garasi tidak disarankan untuk menucuci kendaraan di dalamnya. Pasalnya, aktifitas ini dapat dengan mudah membuat garasi jadi lembab dan berlumut.
Material yang Digunakan
Saat kamu membangun carport, beberapa material yang dapat menjadi opsi untukmu adalah sebagai berikut:
- Lantai: Keramik outdoor untuk pemasangan lebih mudah, tidak licin, dan juga estetik.
- Rangka atap: Baja ringan untuk hemat budget, atau galvanis untuk opsi tahan karat.
- Atap: Bahan spandek untuk biaya yang lebih murah, atau alderon untuk kenyamanan optimal tanpa berisik hujan dan reduksi panas maksimal
- Pintu: Lipat tiga berbahan besi cor untuk semi terbuka, atau besi dengan dilapisi pvc untuk akses yang lebih tertutup
Jika kamu lebih tertarik membuat garasi mobil pribadi, beberapa jenis material yang dapat dipertimbangkan adalah sebagai berikut:
- Lantai: Keramik kuat dan tahan lama khusus garasi, anti slip, daya tahan tinggi, dan ukuran antara 30 x 30 cm atau 40 x 40 cm agar tidak mudah pecah.
- Dinding dibangun pakai bata merah atau hebel, dan juga disertai tulangan yang kuat.
- Cat dinding yang estetik sesuai selera.
- Pintu: Jenis pintu gulung bisa manual untuk opsi hemat budget ataupun otomatis untuk kepraktisan
- Plafon dan pencahayaan agar mobil tampak mewah di malam hari. Kamu bisa pasang lampu strip di plafon saja atau plafon hingga dinding.
- Atap: Sebaiknya disesuaikan dengan atap rumah utama kamu untuk keseragaman.
Pilih Carport atau Garasi? Sesuaikan dengan Kebutuhan Kamu dan Kondisi Rumah
Jika rumah kamu belum memiliki carport ataupun garasi, kini saatnya kamu perlu mempertimbangkan untu membangun salah satu dari kedua opsi tersebut.
Carport Cocok untuk Kamu, kalau:
- Lahan rumah kamu terbatas
- budget pembangunan terbatas
- kamu menyukai tampilan hunian modern minimalis
- butuh akses parkir yang praktis
- rumah berada dalam lingkungan komplek atau cluster yang aman
- Ingin area depan rumah terasa lega
Sementara itu,
Garasi Cocok untuk Kamu, jika:
- Memiliki lahan yang luas
- keamanan kendaraan maksimal
- ingin area parkir yang privat
- Tinggal di area dengan intensitas hujan tinggi, ataupun gersang
Nah, dari penjelasan di atas semoga kamu sudah memahami opsi apa yang terbaik untuk kamu. Apapun pilihan kamu, pastikan sesuai dengan selera dan kondisi budget kamu.
Khusus kamu yang menetap di Solo Raya, pastikan kamu berkunjung ke project-project kami di berbagai sudut kota Solo. Kami memiliki beragam jenis dan tipe perumahan. Dan di rumah tersebut, kamu tidak perlu bingung untuk memilih antara carport ataupun bagasi, karena Menara Santosa telah memberikan yang terbaik bagi penghuninya.
Untuk informasi lebih lanjut, kamu dapat mengunjungi Menara Santosa
Semoga artikel ini membantumu ya!
Oh iya, bagi kamu kaum milenial yang berdomisili di Solo dan sekitarnya, kami menyediakan unit apartemen di Menara One dengan fasilitas lengkap dan harga terjangkau!
